Di hari-hari liburan panjang seperti lebaran ini, siapa sih yang tidak tergoda untuk kuliner makanan enak? Saya pun mencari-cari makanan-makanan unik yang belum pernah saya cicipi, apalagi di kota wisata tujuan. Tidak heran pasca lebaran panjang, berat badan kita naik. Sukur-sukur kalo yang sebelumnya berat badan kurang jadi ideal. Kalau berat badan kita sudah ideal jadi overweight? Atau yang overweight jadi obesitas?

Berat badan berlebihan dihubungkan dengan profil kolesterol yang buruk. Kolesterol tinggi ditambah dengan faktor perokok, kencing manis, tidak pernah berolahraga meningkatkan resiko terjadinya stroke. Fakta di masyarakat, usia penderita stroke semakin muda. Stroke bisa terjadi pada Anda dan saya.

Apa sih stroke itu sebenarnya? Stroke atau istilah kerennya cerebrovascular accident adalah gangguan saraf terlokalisir yang bersifat mendadak dan bertahan lebih dari 24 jam. Gejala umum yang orang awam sebaiknya tahu adalah adanya PSK, yaitu bicara Pelo, tangan dan kaki Susah diatur, dan Kesemutan di tubuh.

Apa yang sebaiknya dilakukan? Segera bawa ke Rumah Sakit Rujukan Stroke yang Anda ketahui SECEPATNYA! TIME IS BRAIN! Semakin lama Anda menunda, kerusakan semakin luas dan beresiko nyawa. Semisal pasien dalam kondisi “stabil”pun penundaan terapi beresiko mengurangi kemampuan fungsional di masa mendatang.

Stroke terbagi menjadi 2 macam; stroke akibat perdarahan dan stroke akibat kurangnya suplai darah ke otak (iskemik). Stroke akibat perdarahan disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak yang mungkin harus dioperasi. Indikasi operasi menyesuaikan seberapa luas ukuran perdarahan dan lokasi. Sementara stroke akibat kurangnya suplai darah ke otak bisa disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah (trombus) atau emboli dari jantung. Yang terakhir disebut ini lebih disebabkan karena irama jantung yang tidak teratur yang menyebabkan terbentuknya gumpalan darah (vegetasi) dan kemudian menyumbat di pembuluh darah otak. Jenis stroke yang kedua ini bila dibawa ke pusat rujukan yang tepat mempunyai outcome yang bagus.  Mereka memiliki fasilitas dilakukannya trombolisis, sejenis prosedur pemberian terapi untuk membuka  pembuluh darah yang tersumbat. Penelitian terakhir menyatakan pemberian trombolisis bisa diberikan maksimal 4,5 jam dari awal gejala.

Untuk para pembaca yang masih berusia di bawah 35 tahun, sebaiknya Anda mulai waspada terhadap penyakit seperti ini. Berolahragalah secara teratur, jaga pola makan, bergaya hidup sehat, hindari rokok, manajemen stres dan setidaknya check up rutin minimal setahun sekali. Sukur-sukur ada fasilitas dari perusahaan.

Semoga berguna.

for stroke patients TIME IS BRAIN