Tags

Beberapa saat ini ada beberapa macam olahraga yang sangat dianjurkan untuk kesehatan kita. Seperti berenang, jalan cepat, yoga-taichi dan angkat beban. Di antara semua yang disebutkan saya lebih memilih untuk berenang.

daya apung air

Kelebihan berenang dibanding olahraga lain al:

  1. Berenang tidak melelahkan dibanding olahraga yang lain,
  2. tidak membebani sendi,
  3. tidak berkeringat,
  4. resiko cedera minimal (kecuali kram kalau kurang pemanasan),
  5. targetnya kita yang menentukan sendiri,
  6. modal baju renang dan motivasi saja,
  7. tidak perlu repot masuk kelas yoga-taichi,
  8. tidak perlu instruktur fitness

Kerugiannya mungkin biaya relatif lebih mahal dibanding olahraga lain, kalau belum bisa harus kursus dahulu, kadang jadi mudah bosan karena tidak ada lawan dan gerakan berulang-ulang, pada kondisi tertentu memerlukan pengawasan khusus.

Itu kan baru secara garis besar. Nah, berikut ini keuntungan yang bisa didapat secara khusus. Berenang sangat berguna untuk:

  • Orang yang ingin meningkatkan stamina,
  • pasien yang kurus yang ingin menggemukkan badan,
  • pasien yang gemuk yang ingin menguruskan badan,
  • pasien yang nyeri kronik pada leher, punggung dan lutut.
  • pasien dengan Osteoporosis dan osteoarthritis

Bila anda ingin meningkatkan stamina, berenang merupakan jenis olahraga paling ideal karena tidak melelahkan dibanding jogging atau latihan sepeda statis. Peningkatan stamina (VO2max) memerlukan olahraga yang memacu jantung dengan kecepatan konstan. Nah, usahakan berenang sampai denyut nadi kita berkisar 120-130 kali per menit dan usahakan konstan selama minimal 20 menit. Lakukan 3-5 kali per minggu.

Tentu sudah sering kita dengar anjuran berenang bisa meningkatkan nafsu – porsi makan bukan? Setelah kita selesai berenang biasanya nafsu makan kita akan jauh meningkat sehingga membuat porsi makan kita bertambah dan lama kelamaan berat badan kitapun akan bertambah dengan sendirinya. Kenapa bisa begitu? Air kolam renang biasanya bersuhu lebih rendah dari tubuh kita. Pada saat kita berenang, tubuh kita beradaptasi dengan mengeluarkan kalori supaya suhu tubuh kita tetap stabil. Selesai berenang, tubuh kita akan mengeluarkan sinyal lapar supaya ada penggantian kalori yang telah dikeluarkan. Tidak heran kita akan sangat lapar selesai berenang.

Sebaliknya untuk orang gemuk yang ingin menguruskan badan, selesai berenang usahakan berendam atau mandi air hangat terlebih dahulu dan setidaknya beri jeda 2 jam baru boleh makan. You need the cardio but don’t need to get the appetite right?

Pasien yang nyeri leher, punggung ataupun lutut sering kali mengalami kelemahan atau sebaliknya struktur otot yang tegang-ketat. Dengan berenang kita bisa memperkuat dan mengendurkan otot-otot kita secara bergantian juga kita bisa memaksimalkan rentang – luas gerak sendi kita. Alasan kedua adalah pada pasien dengan nyeri tersebut target latihan kita tidak sekedar memperkuat dan mengendurkan otot-otot tetapi juga melatih postur dan menambah endurance atau ketahanan dari otot kita. Ketika kita berusaha untuk mengambang, otomatis otot punggung dan leher kita berusaha untuk mempertahankan tetap tegak bukan?

Sebenarnya pasien dengan osteoporosis sebaiknya olahraga berjalan, angkat beban dan yoga-taichi. Sayangnya kultur budaya kita di Indonesia kurang memungkinkan dan tidak terbiasa dengan olahraga tersebut. Bila kekuatan otot terjaga otomatis sendi dan tulang kita akan terjaga kualitasnya. Sekali lagi resiko nyeri dan cedera pada saat berenang sangat minimal dikarenakan efek gravitasi minimalnya. Juga pada pasien osteoarthritis sangat terbantu karena tidak perlu menahan seluruh berat badan pada saat berenang.

Pesan saya, olahraga apapun bagus asal disesuaikan dengan tujuan dan kondisi anda masing-masing. Olahraga rutin jauh lebih berguna daripada olahraga yang sangat melelahkan tapi tidak rutin.

Bukannya saya jualan peralatan renang atau dapat komisi dari kolam renang lo hohohoho.

Pada saat berenang kita tidak berkompetisi dengan orang lain, tapi kita berkompetisi dengan diri sendiri!

referensi:

  1. http://www.thefactsaboutfitness.com/research/swimming
  2. observasi pribadi

start low go slow and enjoy your exercise